Wakil Bupati Sigi : Launching Kampung Tangguh Desa Kaleke Dolo Barat Dan Desa Maku.

0
63

SIGI- CorongSigi.Com, Kampung Tangguh Bencana Covid-19 resmi di launcing oleh Wakil Bupati Sigi, Dr. Samuel Yansen Pongi bersama kapolres Sigi, AKBP. Yoga Priyahutama. (10/3/2021).

Kampung tagguh ini resmi di launching di Desa Kaleke Kecamatan Dolo Barat yaitu Kampung tangguh Sintuvu Mosangu dan di Desa maku Kecamatan Dolo kampung tangguh Singgani, kegiatan ini berlangsung di Kantor Desa Kaleke dan di lanjutkan lauching di Kantor Desa Maku. Rabu,

Tujuan dibentuknya Kampung tangguh ini untuk menghadapi situasi seperti pandemi COVID -19 dengan harapan bisa menghidupkan gotong royong. Wakil Bupati juga menjelaskan apabila tidak ada gerakan bersama-sama antara pemerintah dengan masyarakat maka masalah seperti pandemi COVID- 19 akan sulit diselesaikan. Wakil Bupati Dr. Samuel berterima kasih kepada para TNI/Polri, Babinsa, Babinkamtibnas, Tokoh Masyarakat dan Perangkat Desa kaleke maupun desa Maku yang sudah bekerja sama dengan baik dalam mempersiapkan Kampung Tangguh Bencana.


Wakil Bupati berharap nantinya kedua kampung tangguh yang di launching hari ini dapat ditiru oleh desa lainnya di Kabupaten Sigi atau minimal di setiap kecamatan ada satu kampung tangguh.

Pembentukan kampung tangguh membuat masyarakat sadar dan secara bersama-sama secara mandiri dapat mengalahkan semua bencana,
termasuk bencana pandemi COVID-19.

kunci utama untuk melawan virus COVID-19 ini adalah displin melaksanakan ketentuan dari Pemerintah dan disiplin menerapkan aturan protokol kesehatan. Pemerintah telah berkomitmen sepenuhnya mengajak masyarakat untuk bersama-sama melawan COVID-19


selain melaksanakan launching kampung tangguh, pemerintah kabupaten Sigi bersama Forkopimda juga memberikan paket APD, Hand sanitizer dan masker untuk mengurangi dampak COVID-19 di wilayah Kecamatan.

Turut hadir dalam launching Perwira Penghubung Dandim, Plt. Kadis Kesehatan, Camat Dolo Barat, Camat Dolo, Kepala Desa kaleke bersama Jajarannya, Kepala Desa Maku, Tokoh adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh agama dan petugas kesehatan di masing-masing desa.(Wal/Hms).

LEAVE A REPLY