Pemerintah Kab Sigi, Dan Bank Indonesia (BI) MoU Tentang Pengendalian Inflasi.

0
138

SIGI- CorongSigi.com, Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman tentang Kerjasama Pengendalian Inflasi, Pengembangan Klaster Ketahanan Pangan dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Selasa, (16/02/2021).

Nota kesepahaman tersebut ditandatangani langsung oleh Bupati Sigi, Mohamad Irwan, dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah, M. Abdul Majid Ikram, bertempat di aula pertemuan Pemancingan Nagaya, Dolo, dengan disaksikan oleh pimpinan perbankan, Sekretaris Daerah bersama pimpinan OPD, serta Ketua MUI Kabupaten Sigi, yang hadir pada kesempatan itu.

Nota kesepahaman ini diharapkan menjadi langkah bersama dalam pengembangan komoditas pertanian dan hasil-hasil UMKM masyarakat Kabupaten Sigi, sebagai potensi utama daerah.


Pada kesempatan itu juga dilangsungkan penyerahan Surat Keputusan Tim Perluasan dan Percepatan Digitalisasi Daerah di Kabupaten Sigi dari Bupati Sigi kepada Kepala Perwakilan BI Sulawesi Tengah, serta simulasi penggunaan pembayaran secara nontunai melalui sistem Quick Response Code Indonesian Standar (QRIS). QRIS merupakan standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code agar proses transaksi menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.

Kepala Perwakilan BI Sulawesi Tengah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa digitalisasi ini merupakan upaya untuk mempercepat proses tata kelola keuangan, yang lebih baik dan transparan.

” diharapkan ke depannya melalui tim percepatan yang telah dibentuk, seluruh tata kelola keuangan pemerintah daerah termasuk para pelaku usaha dapat dilakukan secara digital,”harapnya.


Sementara itu, Bupati Sigi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah sangat mendukung upaya ini, dan digitalisasi ini juga sudah berjalan secara bertahap dalam pelaksanaan tata kelola keuangan di lingkungan pemerintah daerah.

” untuk perluasannya, bahwa sosialisasi dan edukasi menjadi proses yang sangat penting untuk menerapkan sistem digital dalam kegiatan transaksi di masyarakat,”jelas Bupati.


Lebih lanjut, dalam diskusi dan sharing singkat pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi, menambahkan bahwa kondisi wilayah Kabupaten Sigi yang luas dan masih sulit dijangkau juga menjadi pertimbangan dalam penerapan sistem transaksi secara digital ini.

“kedepan diharapkan bahwa upaya-upaya ini akan memberikan kemudahan bagi masyarakat,”tutupnya. (Wal).

LEAVE A REPLY