Pemkab Sigi Menyiapkan Dua Dokumen Kontijensi Bencana.

0
74

SIGI – CorongSigi.Com, Bupati Sigi Mohamad Irwan, membuka langsung kegiatan Workshop penyusunan rencana Kontijensi Banjir di Kabupaten Sigi dan memperbarui yang sudah ada, serta ditargetkan akan selesai kurun waktu empat bulan kedepan.
Selasa,(26/01/2021).

Ada dua skema yang ditempuh dalam penyusunan rencana kontijensi yaitu jangka panjang dan jangka pendek. Untuk jangka panjang yaitu penguatan program Sigi Hijau. Program ini termasuk penataan kawasan dan lingkungan, misalnya menanam pohon-pohon produktif dan sebagainya. Kemudian ada konsep lima ribu pohon per desa,

“Nah, ini jalan tapi Tidak lama. Pertama kami keterbatasan dana dan biaya. Ini jalan kemarin hanya wilayah Palolo. Ketika satu dua tahun berjalan, masuk bencana ini terhenti. Tapi di pasca bencana, saya melakukan penanaman pohon lagi, konsepnya yaitu satu desa 10 ribu pohon dan sejuta bambu. Ini semua ada dipenguatan program,” ucap Mohamad Irwan pada media ini,setelah membuka kegiatan Workshop,

Kemudian dipenguatan kelembagaan, sambung Irwan, bukan hanya Pemda Sigi saja, tetapi semua stakeholder terkait, termasuk juga unsur TNI/Polri dan lembaga-lembaga lainnya.

Sebelumnya, workshop yang berlangsung di Aula Cafe De’Qalbu tersebut, dilaksanakan oleh Yayasan ADRA Indonesia serta turut dihadiri pula oleh Perwira Penghubung Dandim 1306/Dgl, Kabag OPS Polres Sigi AKP. Zulkifli, Kepala OPD Terkait diantarannya Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kab. Sigi, Asrul Repadjori, Kadis PMD (Pemberdayaan Masyarakat Desa) Kab. Sigi Anwar, Kepala DPPPA (Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) Kab. Sigi Siti Sudarmi, Kabid IKP pada Dinas Kominfo Sigi Moh. Iqbal Faisal, Camat Dolo Suplain dan Project Manager ADRA Indonesia (via Zoom) dan para tim Penyusun rencana Kontijensi di Kabupaten Sigi.


Pada kesempatan tersebut, Bupati Mohamad Irwan juga memberikan ucapan terimakasih kepada ADRA Indonesia yang selama ini telah membantu pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sigi pada saat terjadinya bencana 2018 silam, sampai dengan saat ini, pada pemulihan dan pembangunan kembali di Kabupaten Sigi.

Bupati berharap melalui kegiatan ini akan tersusun prosedur tetap terkait dengan penanganan bencana. Sejalan dengan Program Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi saat ini yaitu Sigi Hijau, dengan Program penanaman pohon dapat mencegah terjadinya bencana banjir di daerah rawan yang selama ini telah terjadi di Kabupaten Sigi akibat kerusakan hutan dan penebangan pohon secara liar,

“dengan rencana penyusunan ini apabila terjadi bencana, maka kita selaku unsur pemerintah dalam hal ini pihak terkait selalu siap sedia menghadapi bencana tersebut dalam rangka menyelamatkan warga masyarakat yang ada di Kabupaten Sigi,” ujarnya

Penyusunan rencana kontijensi merupakan salah satu dari berbagai rencana yang digunakan dalam siklus manajemen risiko perencanaan, “Kontinjensi dilakukan ketika terdapat potensi untuk terjadinya bencana atau pada tahap aktivitas kesiapsiagaan penyusunan rencana kontijensi yang dilakukan secara bersama antara lembaga dan pelaku penanggulangan bencana baik pemerintah maupun non pemerintah”. tandasnya (Wal).

LEAVE A REPLY