KPU Sigi Larang Media Meliput Debat Kandidat.

0
30

SIGI, – CorongSigi.Com, Sejumlah awak media cetak maupun online ditolak oleh pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sigi dan tidak diperbolehkan meliput agenda debat kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati Sigi yang digelar di salah satu hotel di Kota Palu, Rabu (25/11/2020).

Sedikitnya dua media cetak dan satu media online yaitu masing-masing Harian Mercusuar, Harian Sulteng Raya dan www.corongsigi.com yang dilarang masuk ke areal debat kandidat dengan alasan tidak membawa undangan dan bukan media yang bekerjasama dengan KPU Sigi.

Wartawan Sulteng Raya, Fery Fadli menyayangkan pihak KPU Sigi yang menolak mereka masuk ke ruangan debat kandidat atas faktor tersebut. “Kami kecewa karena tidak diberi akses masuk meliput hanya karena tidak membawa undangan dan bukan media yang bekerjasama dengan KPU Sigi. Padahal media kami kredible meski tidak termasuk media yang diajak kerjasama oleh KPU Sigi,” ungkap Fery.

Menurutnya, awak media yang datang untuk meliput debat tersebut sudah mematuhi protokol kesehatan Covid-19 sesuai himbauan pemerintah. “Kami datang menggunakan masker dan mencuci tangan sesuai protokol kesehatan yang berlaku,”lanjutnya.

Sementara saat dikonfirmasi melalui WhatsApp Group KPU Sigi, pihak KPU Sigi dinilai bungkam dan tidak membalas pertanyaan sejumlah awak media terkait pelarangan itu, padahal pihak KPU membaca pesan konfirmasi tersebut.

Pembatasan ini pun disayangkan oleh Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Palu, Iqbal. Dihubungi via ponsel, Iqbal mengaku harusnya pembatasan ini tidak perlu terjadi. Menurutnya, ada banyak cara yang bisa dilakukan pihak KPU Sigi agar tetap bisa mengakomodir awak media yang tidak memiliki undangan.

“Pada prinsipnya setiap awak media memiliki hak yang sama untuk meliput apapun yang sifatnya ranah publik. Apalagi debat kandidat seperti ini. Namun tetap harus dicari tahu juga apa alasan pihak KPU Sigi melarang. Perlu ada keterbukaan dan komunikasi yang baik soal hal ini,” sambung Iqbal.(Wal).

LEAVE A REPLY