Mohamad Irwan – Penguatan Daya Saing Agrobisnis. Husen Habibu – Persoalan Bencana Selesai Dalam Waktu 5 Bulan.

0
34

SIGI, – CorongSigi.Com, Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sigi, Mohamad Irwan-Samuel Pongi dan pasangan Husen Habibu-Paulina setelah melalui debat publik, putaran pertama yang berlangsung di Cafe D’Kalora, Kecamatan Kinovaro Kamis,
(29/10/2020).

Jika terpilih sebagai pemenang kedua
pasangan calon menjanjikan sejumlah
Program.
Sementara itu, Mohamad Irwan mengatakan, jika terpilih kembali, akan melakukan pengembangan dan penguatan daya saing agrobisnis baik di sektor pertanian, perkebunan dan peternakan.

“Kabupaten Sigi memiliki potensi yang cukup besar dalam komoditi pertaniannya dan berkeinginan untuk menjadikan Kabupaten Sigi sebagai kawasan penghasil produk organik, baik itu pertanian, perkebunan dan peternakan,” ungkapnya.

Menurut paslon nomor 1 itu, dalam penguatan daya saing agrobisnis sudah melakukan langkah-langkah strategis, seperti menyiapkan sarana prasarana Industri Kecil Menengah (IKM), dibidang pertanian, perkebunan dan peternakan.

“Kami sudah persiapkan hal-hal yang akan kami dorong, seperti peternakan,  kamipun sudah membangun Sentra Peternakan Rakyat (SPR) harapannya, dijangka lima tahun kedepan kita sudah bisa menjadi daerah penghasil ternak sapi dan kambing, dengan program pemberdayaan,” ungkapnya.

Irwan-Samuel juga berjanji akan berantas kemiskinan dengan mengawal program IKM dan UMKM.

Pasangan nomor urut 2 Husen Habibu-Paulina dalam debat publik menegaskan akan menuntaskan persoalan bencana alam dalam waktu 5 bulan saja.

Itu ditegaskan Husen Habibu dengan alasan semua data korban, kerusakan dan kebutuhan sudah ada, bahkan dananya juga telah tersedia. Lambannya penanganan bencana alam tidak lepas dari political will kepala daerah.

“Persoalan bencana sebenarnya tertumpuk pada kemampuan kepala daerahnya. Semua sudah tersedia, data maupun anggarannya. Kalau kami terpilih, persoalan bencana ini akan tuntas dalam waktu 5 bulan saja,” ujar Husen Habibu.

Sementara Husen Habibu yakin, menuntaskan masalah bencana tergantung kemauan kepala daerahnya, kalau kepala daerahnya serius harusnya hak-hak korban sudah selesai.(Wal).

LEAVE A REPLY