Pemerintah Kabupaten Sigi Tetap Melanjutkan Pembayaran Dana Stimulan II.

0
45

SIGI-Corong Sigi.Com, Pemerintah Kabupaten Sigi, beberapa waktu lalu telah mengajukan rekomendasi persetujuan perpanjangan waktu ke Lembaga Kementrian Keuangan RI
Untuk dana stimulan tahap II bagi korban bencana alam, gempa bumi, likuifaksi, dan tsunami 28 September
2018.

Demikian dikatakan Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Iskandar Nongtji pada media ini, diruang kerjanya.Senin,(12/10/2020).

“Beberapa waktu lalu, kami sudah usulkan, penambahan waktu untuk
Lanjutan pembayaran dana Stimulan tahap II, dan Alhamdulillah rekomendasi dari BNPB sudah keluar,” kata Iskandar.

Usulan perpanjangan yang kita minta penyaluran dana stimulan tahap II ini dengan jangka waktu 12 bulan. “Apakah nanti ini disetujui oleh Kementrian Keuangan RI.atau tidak, atau dikurangi waktunya, itu yang kami tunggu sehingga penyaluran dan pembayaran stimulan II bisa berjalan lagi,” ucapnya.

Sebelumnya sejak tanggal 22 Juli 2020 pemerintah telah menghentikan penyaluran dan pembayaran dana stimulan tahap II, dikarenakan telah berakhirnya masa kontrak dari tim TP4D.

Namun secara keseluruhan data-data kita yang berubah untuk siap disalurkan dan dicairkan ini pada prinsipnya secara administrasi telah selesai. “Tinggal menunggu petugas-petugas TP4D yang akan diperpanjang nanti. Adapun jumlahnya itu sesuai dengan kebutuhan,” ujarnya

Selanjutnya, terkait data-data perubahan status yang turun status dan naik status yakni rusak ringan, sedang dan berat, Lanjut Iskandar, dijelaskan bahwa semua itu sudah bisa diproses dan kurang lebih sekitar 200 data Kepala Keluarga (KK) yang telah siap untuk disalurkan, akan segera dilaksanakan.

“Semua itu kita bisa kerjakan, setelah nantinya ada persetujuan dari Kementerian Keuangan. Dan usulan kita ke Kementerian Keuangan kemarin sudah ditandatangan oleh bapak Bupati dan sudah sampai ke Kementerian Keuangan kita tinggal menunggu proses persetujuannya itu, dan jika sudah disetujui berarti kita sudah bisa bekerja sampai batas waktu yang diberikan oleh Kementerian Keuangan terhadap usulan kita dalam jangka waktu 12 bulan ini,” Imbuh Iskandar.

Sebagaimana yang diketahui bahwa Pemerintah Kabupaten Sigi merupakan yang pertama mendapat rekomendasi dalam hal perpanjangan stimulan tahap II. Sehingga, jika usulan perpanjangan sudah bisa diterima tentunya dalam hal ini Pemda sudah bisa melakukan revisi terkait dengan perubahan jumlah KK.

Adapun jumlah KK yang dimaksud yang terdiri dari yang layak dibayar dan tidak layak atas dasar hasil uji publik, hasil rekomendasi serta dilakukan secara profesional dan transparan/terbuka.

Lebih lanjut, pada tanggal 24 Oktober 2020, pemerintah bersama pihak Budha Tzu Chi akan melakukan monev terhadap pembangunan huntap, “kemungkinan akan kita tinjau,evaluasi seberapa banyak yang telah diselesaikan pekerjaannya oleh pihak Budha Tzu Chi, kemudian pemda akan melakukan undian KK, mana yang sudah bisa menempati blok-blok akan
Di sesuaikan melalui hasil undian tersebut” terang Iskandar

Semoga itu semua bisa terselesaikan secepatnya, dan Pemda Sigi juga berharap masyarakat untuk bersabar dan tidak mudah terprovokasi informasi desas-desus dari luar, apakah akan dibayar atau tidak dibayar. “Upaya ini dilakukan sebagai bentuk percepatan pemulihan penyintas bencana gempa dan likuifaksi di daerah Kabupaten Sigi.” Pungkasnya. (Wal).

LEAVE A REPLY